Senin, 20 Februari 2017

Makan Gandjel Rel



Apa sih yang ada di benak kalian begitu denger frasa gandjel Rel? . pasti rel kereta ya? Sama dong, awalnya saya juga gitu.
Sampai pada suatu ketika (hallah.. hahaha). sampai saya, secara ngga sengaja, ngikuti sebuah talkshow, di acara pameran buku. Talkshow tentang kepenulisan yang digawangi sebuah komunitas bernama GANDJEL REL. Komunitas yang pada akhirnya saya ketahui, sebagai komunitas blogger emak-emak di semarang.

Dari situlah, saya tahu, bahwa nama komunitas Gandjel Rel itu, sejarahnya diambil dari nama salah satu kue legendaris yang hampir punah yang menjadi salah satu ikon Semarang? Kue Gandjel Rel.

What??? kaget kan ada nama kue Gandjel Rel?
Sebagai warga pendatang yang sudah ngubek-ngubek semarang hampir 10 tahun. Sayapun baru tahu hari itu. Bahwa semarang punya kue dengan mana yang nyentrik begitu.( dua kemungkinan sebenarnya, saya yang kuper atau kue itu emang udah punah.. hahaha)

Langsung kumanfaatkan google sebagai pelacak di Gandjel Rel. Beberapa detik kemudian, langsunglah terpamampang nyata di layar HP saya, si kue Ganjel Rel. Kue berwarna coklat dan bertabur wijen. Seperti ini penampakannnya.


Iseng-iseng, beberapa kali sempet sida di beberapa pasar terdekat. Namun kue yang jadi inceran tak kunjung kutemukan ( hahaha.. ngga pinter nyari kayaknya…)
Hingga di suatu siang, di tokonya “mba kembar”, begitu sy biasa nyebut toko depan tempat kerja saya, karena pemiliknya kembar. Dengan tanpa sengaja tampaklah senampan kue yang sudah lama saya cari ituuuu…
 Mataku terpana, pandanganku nanar memelototi kue itu… ( hallah.. lebay nek iki..)
Tanpa babibubebo.. langsung ku eksekusi. Daaan eng ing eng…
Beginilah diskrispsi rasa dari si kue bernama GANJEL REL ini saudara-saudara. 

"manis, dengan aroma sedikit jahe dan wijen. tapi sereeet banget. ngga lembut, terasa "ngepyar",  itu bahasa jawa ya- saya bingung nyari padanan kata bahasa indonesianya. buat yang bisa, boleh share di komen ya.

untuk sesekali nyoba boleh lah, tapi sepertinya belum masuk daftar kue kesukaan hehehe... tapi mungkin nih ya, bisa jadi  beda yang bikin beda juga sih rasanya. bolehlah kapan-kapan kalau nemu di tempat yang beda saya posting. siapa tahu sensainya beda ( hallah...)  

well, see ya in my next post ya ... bye

Tidak ada komentar:

Posting Komentar