Jumat, 29 Januari 2016

GENERASI 80's



Saya termasuk generasi yang hidup di tahun 2000’an. Tapi untuk selera musik saya emang masuk angkatan 80’an alias zadul abiz. Lagu-lagu tahun segitu, buat saya, enak banget buat temen nyantai. Liriknya cukup puitis tapi nggak norak, arrangemen musiknya mendayu dayu gimana gitu. Beda banget deh ama lagu-lagu jaman sekarang. lirik Lagu-lagu masa kini kebanyakan pada vulgar.
musiknya yang kebanyakan jedag jedug bikin pala saya pusing ngedengernya. So, jangan heran kalau MP3 and laptop para  dimonopoli suara emas para eighties.Eighties emang kagak ada matinya.

Coba deh perhatiin lirik lagu lawasnya yovie widianto. Sederhana. Lugas. Tapi tetap bernilai sastra tinggi.



                                  …mau kah kau terima . pinangan tanpa sisa cinta yang lain…

                                                           (lagu: tak sebebas merpati.)

                                         
                                           Satu lagi nih. Lagu selamat malamnya elfa singers
Selamat malam kekasihku.......Selamat malam adindaku.......Yakinlah kepadaku dirimu slalu hadirkan cinta di diriku…

                         aduuuh melted banget deh kalau dinyanyiian lagu yang satu ini...                     
                                 ini cerita saya guys.... bagaimana dengan cerita lagu mu












TENTANG MEREKA

Ini tentang makhluk makhluk aneh yang tetep eksis di dunia dan hidup berdampingan dengan rukun dan damai bareng saya. Biarpun kita semua beda dengan segenap kelebihan (kelebihan lemak, kelebihan kolesterol, kelebihan tidur, kelebihan makan) dan kekurangan masing-masing (kurang tinggi, kurang gizi, kurang kasih sayang, kurang azar.. dan kurang-kurang lainnya) namun kita tetap satu. “BERSATU KITA TEGUH BERCERAI KITA RUNTUH” BEGITULAH SEMBOYAN KAMI (hallah… lebai).
Justru dengan segala kelebihan and kekurangan itulah yang membuat pertemanan kita ini menjadi lebih indah dan berwarna (cie…. Maklum lagi on jadi agak bener ngomongnya).
Hidup bersama mereka bikin saya ngerasa muda he2. Soalnya mereka semua kan masih di akui sebagai mahasiswa. Jadi kalau ngumpul ama mereka saya jadi ikutan di anggap mahasiswa (di anggep aja sich, tampangnya tetep aja borozzzzz …*umpatan anak-anak kos yang nggak rela dan ga’ ikhlas saya ngaku-ngaku di anggap seumuran mereka*). Dan itu artinya masih embak-embak muda ha..ha..aha….
Begitulah riwayatnya mengapa saya tetep bertahan di kos ini. Pokoknya sebelum janur kuning melengkung.. LOH.. salah! sebelum simbah pemilik kos mengultimatum gue mengundurkan diri jadi penghuni tertua di rumah ini dan tentu saja sebelum warga sini ketakutan ketularan wabah pekok (baca: dongo) dan membuat konspirasi untuk mengusir gue dari kampung ini, gue akan tetap bertahan di rumah ini. MERDEKA!!!!.
Gini nih tampang dan profil orang-orang yang dengan sukarela bersedia hidup serumah bereng gue yang itu artinya siap dengan resiko terjangkit wabah kepekoan gue dengan ganassssssssssss.

WASPADALAH.. WASPADALAH WASPADALAH!!!!

Haha ha ha…

INE
Anak-anak menjulukinya Miss. Bersih, (nggak semua sih, cuman beberapa aja. Dan pastinya penobatan ini tanpa sepengetahuan dia). Nih anak paling enggak betah liat barang kotor dikit. Pasti langsung di bersihin. Kamarnya?..... jangan salah!. Lantainya mengkilap. Mejanya bebas dari debu, buku-bukunya yang bejibun itu pasti tertumpuk rapi. Daannn kasurnya yang empuk dan selalu rapi tentunya, bikin gue selalau ngiler buat sekedar leyeh-leyeh. Bedaaaaaaaa banget ama kamar saya (huzzz.. stop! Di larang mengumbar aib diri he2).

Satu lagi keistimewaan penghuni yang tidak pernah ber IPK di bawah 3,5 ini. Dia ini super rajin. Tadi aja waktu listrik mati. Kita-kita lagi pada ngumpul and nyanyi2. Pas lagi asyik-asyiknya pamer suara cempreng masing-masing, adhan mengalun dengan syahdu.

Tuh anak langsung angkat senjata (ups angkat badan) balik kanan he2. Mengambil langkah tegap untuk wudlu dan sholat isya. Pada hal kondisi lagi gelap-gelapnya. Dan lalu lintas werok (sejenis tikus yang berbadan besar) sedang padat merayap. Tapi toh, itu semua tak mengurangi langkah dan niatnya. HEBAT! GUe suka gaya loh!!!!

YAYA.
Nah, kalau yang ini apa ya julukannya? Secara resmi emang belum di anugerahi penobatan khusus. Tapi kayaknya paling pas kalau kita kasih julukan Miss. Cheerfull.

Kenapa???

Nih anak ceria banget. kalau ada dia di kos, di jamin nggak ada lagi yang namanya kesuraman alias kebekuan. Biarpun listrik mati kayak malam ini, pasti tetap SUEMARAK OOIIII…
Suaranya yang meliuk-liuk dan merdu (merdu: merusak dunia) pasti akan selalu membahana (cie…) menyusup dan menjalar lewat dinding-dinding kayu kos yang udah pada bolong-bolong merambat menuju lubang telinga LOE. Apalagi kalau udah nyanyi lagu campursari and dangdut. Wah, di jamin deh, nggak nahan buat goyang… (maklum die anak sastra jawa, jadi lagu-lagu berbahasa jawa menjadi menu andalan diE sehari-hari).

Dewi
Yang ini cina nyasar. Aslinya Rembang. Tapi perawakannya nggak rembang banget. maap, maksudnya nggak kayak orang jawa pada umumnya. Kulitnya putih bersih. Dan matanya itu lho. Sipit banget. persis orang keturunan tionghoa. Pada hal emak ama bapaknya ya asli jawa semua. Dia paling seneng koleksi film. Ngopi sana ngopi sini. Jadi kalau malam minggu, dia menjadi orang pertama yang gue buru buat ngopi film.

Yuka
Namanya yuka. Tapiii.. beberapa anak kos memanggilnya emak. Entah gimana sejarahnya. saya sendiri enggak ngerti. Yang jelas, pas dia datang ke kos ini sudah bawa nama itu. Nih anak jarang di kos. Pulang mulu kerjaanya.

Ibet
Yang ini termasuk tetua kos. Sama kayak yang nulis. Angkatan purba. Dari awal kuliah ampe“di usir “ kampus masih “ngakar” di sini.
Secara fisik, dia tinggi banget. secara tenaga nggak perlu di ragukan. Cowok punya bo’. Yup. Tenaganya manol banget. jadi segala pekerjaan yang biasanya di lakukan oleh cowok. Dapat dia kerjakan dengan sukses. Jadi kita-kita nggak perlu kuatir. Misalnya ; benerin lampu, angkat junjung kursi, meja, almari, ampe pasang tabung gas (loh, kuli atau apa ???)
(sambil berdiri tegap, pandangan lurus ke depan dan berdehem tiga kali.). para pembaca yang budiman. Segala tulisan dan profil yang and di atas adalah benar adanya. Hanya saja demi menjaga harkat dan martabat para objek, nama sengaja kami samarkan.
(mohon di mengerti mereka orang-orang dengan harkat dan martabat terbatas jadi musti di irit-irit). Sekian dan terima kasih. Wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh (suara gemuruh tepuk tangan plok plok plok )