Kamis, 22 Desember 2016

Di Kepung Deadline.



Satu minggu ini, harusnya jatah libur kerja saya. Harusnya juga saya sudah mudik dan  leha-leha asoi di rumah. Tapi apa daya beberapa deadline ngantri buat dieksekusi. 

Mulai dari LPJ BOP, Tugas-tugas UAS yang numpuk, dan Proposal thesis yang mulai mringis-mringis.  Udah gitu, semua deadline minggu ini. Sampai bingung, milih mana yang mau dikerjakan dulu. Dan keadaan itu diperparah, oleh beberapa “godaan” yang menambah kebingungan saya, mengatur skala prioritas (sebelum-sebelumnya nya juga nggak pinter ngatur waktu siiih hahaha) . hmm.. apalagi kalau bukan sederet copyan judul drama korea terbaru, dan tumpukan novel fiksi kesukaan saya.
Karena Drama korea emang nagih banget. Bener kan ? (nyari persetujuan…hihihi).Apalagi yang masih fresh… masih anget, baru tayang dinegara aslinya. Hhmm.. pokoknya nggak bisa berhenti sampai episode terakhir deh. Selalu penasaran soalnya.
Kalau baca novel, sebenarnya bisa ditahan siih, cumin untuk novel kali ini, sedikit beda. Karena ini novel udah lama banget saya cari. Novel lama. Karya dewie Sekar. Saya dapet ini juga dari bazaar buku-buku lawas. Dan nggak sengaja nemu.
Pas nemu girang banget, langsung saya ambil tanpa pikir panjang. Bawa deh ke kasir. Ntar kalau udah kelar bacanya, saya tulis deh resensinya. Heheh..
Jadi… pada intinya, saya musti segera lembuur ya… memotong beberapa hari jatah libur untuk memberantas segala deadline. Semoga liburan yang tidak lama itu tetap kece.
Happy holiday ya.. buat teman-teman yang bisa holiday, semoga kalian semua bahagiaaa….

Rabu, 21 Desember 2016

Lama Ngilang

Duuh, maaf -maaf ya guys...
sudah terlalu lama aku ninggalin blog ini.
maklum lagi sibuuk berat nih.
beberapa bulan terakhir lagi banyak banget project pelatihan , udah gitu tugas kuliah juga menumpuk. asli deh.  dan tesis pun udah mulai manggil-manggil, hadeuuuh.. ( ngeles sih aslinya).

nggak tahu kenapa deh. aku tuh orangnya mah gitu
kadang semangaaaaat banget nulis.
kadaang ya maleeees banget nulis
nggambar juga gitu....
kadang kalau lagi pengen yo nggambar aja.
pas lagi nggak pengen ya enggak nyentuh pensil sama sekali.
(asli, yang kayak gini jangan kalian tiru ya )

waduuh.. nggak boleh nih kayak gini terus.
musti cari cara biar bisa mood terus.
moodnya kadang musti ada pemicunya.
kalau habis nonton pameran seni rupa pasti rajin banget gambar.
tapi paling banter juga tahan seminggu. habis itu udah deh. males-malesan lagi.
nulis juga gitu. kalau habis ikut talkshow pasti berapi-api.
Semoga ke depan bisa konsisten deh.. heheh.

Postingan ini berasa nggak penting ya.
ya sudah abaikan saja kalau gitu ya, tapi kalau terlanjur baca, ya lupakan saja. tapi, kalau masih nggak bisa lupa, itu rejeki anda.. hahahaha.



Sabtu, 30 Juli 2016

Teruslah Berjalan



Teruslah berjalan....
hingga kamu sampai pada tujuan

teruslah berjalan...
setiap langkah kaki kecilmu akan mempercepat tujuanmu

teruslah berjalan, meski jemu
karena, disetiap perjalananmu
kamu akan menemukan jawaban atas pertanyaan - pertanyaan kecilmu

karena .....
terkadang, di setiap perjalanan
Tuhan membuatmu menemukan kado istimewa 
yang jauh lebih berharga bahkan dari tujuan semula

meski lelah, tetaplah berjalan
ini hidupmu, ini perjalananmu
kamu sendirilah yang harus bertanggung jawab atas perjalanan itu
kamu hendak melangkah cepat atau lambat,
hendak berlari kencang
hendak berhenti di suatu tempat
kamulah yang menentukan

meski berat, teruslah berjalan
dan lakukan perjalananmu
tak perlu membuang waktu
menunggu orang lain untuk datang dan mengajak kamu pergi
pun tak usah memaksa orang lain untuk berlari mengikuti langkahmu
dan jangan sampai kamu membuat orang berhenti, hanya untuk menunggumu

meski sendiri, teruslah berjalan
karena saat tiba di tujuan
kamu pasti menemukan orang-orang yang sejalan
meski melalui arah perjalanan yang berbeda










Senin, 25 April 2016

bila si kakak cemburu sama adik

this image was taken from matawanita.com

Dear parents,..

Tahu nggak sih… kelahiran adik baru, kadang-kadang bisa memunculkan sikap cemburu bagi sang kakak. Hal ini bisa di lihat bila sang kakak mulai menunjukkan sikap :
  •  Jadi sering marah2 dan uring-uringan nggak jelas atau jadi super cengeng
  •  Marah berlebihan bila adik mengambil atau ikut nimbruing bermain?
  •  Tiba-tiba nggak mau sekolah dan maunya di rumah aja.
  •  Saat ibu lengah, diam-diam mencubit atau memukul adik?
  •  Membuang atau menyembunyikan mainan kesukaan adik?
Bila itu terjadi, berarti ayah bunda harus waspada tuh, karena itu pertanda kalau kakak sedang cemburu pada adiknya. Sedang merasa diabaikan dan dinomorsekiankan.


KOK BISA ????

Ada beberapa factor yang membuat kakak sampai cemburu sama adik . apa saja ya…
  • Bisa jadi sih.. ayah bunda terlalu sering focus ke adik. Keseringan muji si adek. Trus lupa deh ada si kakak yang memperhatikan dari kejauhan yang juga haus akan pujian. Hehe.. jadi seimbangkan ya…
  • Mungkin juga kita kurang memberi pemahaman ke kakak sebelum adik lahir. Sebaiknya siapkan mentalnya. Bahwa bakal ada anggota baru di keluarga. Seorang adik kecil yang masih sangat perlu dibantu. Karena memang belum mampu. Beri pemahaman juga bahwa semua adik bayi masih perlu dibantu termasuk juga si kakak ketika dia masih bayi. Harus di gendong kemana-mana karena belum bisa jalan.
  • Atau bisa juga karena kakak tidak terbiasa dilibatkan saat mengurus adik. Padahal boleh lho kakak diajak bersama membantu mengurus adik. Untuk tugas sederhana. Misal; mengambil bedak, mengambilkan baju adik. Atau sekedar menunggui adik sebentar.
  • Kakak tidak dibiasakan untuk berbagi sejak dini. Akibatnya begitu ada orang lain. Si kakak mengnggapnya sebagai sebuah ancaman baginya.. heheh
  • Disbanding-bandingkan sama si adik.

KALAU SUDAH TERLANJUR? BAGAIMANA DONG?
  • Tenangkan diri.Bila si kakak menunjukkan reaksi cemburu hadapi dengan tenang. Jangan tambah dimarahi. Cobalah untuk memahami hati dan kekhawatiran kakak
  • Mulai lah untuk membagi waktu antara kakak dan adik. Bila bunda benar-benar sibuk. Bekerjasamalah sama ayah atau anggota keluarga yang lain. Agar saat ibu sama adik mereka bisa menemani si kakak. Jadi kakak nggak merasa kesepian dan sendiri
  • Untuk kegiatan yang bisa dilakukan bersama ajak serta juga kakak. misal. Kakak bisa makan di dekat bunda yang sedang menyusui adik. Biar si kakak tahu. Biarpun bunda sedang menyusui adik juga tetap bisa sama kakak.
  • Beri kesempatan dan kepercayaan pada kakak untuk berinterakasi dengan adik
  • Bangun suasana persaudaraan yang positif. Misal: “wah, adik sama bunda nunggu2 kakak pulang sekolah, soalnya adik pengen main sama kakak”, atau “bunda sama adik, pengen nih denger cerita kakak di sekolah” atau sekedar “hore… kakak sudah pulang, jadi adik bisa main sama kakak”.
  • Ingat, jangan lupa untuk memberi pujian bila kakak melakukan kebaikan untuk adik
  1. Terima kasih kakak yang senang membantu, sudah mengambilkan bedak adik
  2. Wah, kakak anak yang dermawan ya, mau berbagi mainan sama adik.
  • Sesekali boleh juga lho… bunda menyediakan waktu khusus buat kakak. Adik bisa di pegang ayah atau keluarga yang lain dulu.
  • Ceritakan juga pada kakak kalau dulu ia juga begitu. Di gendong ibu kemana2. Diperlakukan sama seperti yang ibu lakukan pada adik.
  • Bila kakak masih mengekspresikan rasa cemburunya dengan negative. Ingatkan dan beri pengertian dengan lembut. Hindari bentakan apalagi kekerasan fisik. Karena bisa-bisa justru memancing kecemburuan yang lebih besar lagi.    
ANTISIPASINYA BAGAIMANA?
  • Agar-hal-hal di atas tidak terjadi, sebaiknya ayah dan bunda melakukan hal ini.
  • Libatkan si kakak dalam mempersiapkan kelahiran adik. Bunda bisa member tahu kakak, kalau sebentar lagi ia akan punya adik yang kelak bisa dijadikan teman bermain . adik yang juga butuh bantuan dan perlindungan dari sang kakak. Sesekali biarkan si kakak meraba perut ibu untuk merasakan gerakan si adik bayi.biar personal touch mereka pelan-pelan terjalin.
  • Selain itu bunda juga bisa melibatkan kakak dalam mempersiapkan keperluan adik, misal beli baju bayi, menata lemari bayi, atau bisa juga di libatkan dalam pemilihan warna untuk adik.
  • Siapkan mental kakak, bila saat bunda saat melahirkan nanti mungkin akan berada di rumah sakit dalam beberapa hari. Dan kakak mungkin tidak bertemu ibu dalam beberapa waktu. Jelaskan kalau kakak nggak perlu cemas. Nanti kakak di temani om, tante/eyang dll.
  • Kalau sudah memungkinkan ajak si kakak untuk menjenguk ibu dan adik bayi. Lalu pelan-pelan, sampaikan kalau kakak sekarang punya adik yang bisa dijadikan temannya.
  • Berikan pemahaman pada si kakak
  • Pada saat ibu terlalu sibuk dengan si adik, bekerjasamalah dengan suami, untuk menemani dan memberi perhatian kepada si kakak.
  • Jangan membanding-bandingkan anak. Terimalah setiap anak apa adanya, hindari favoritisme yang dapat membuat anak merasa tersisihkan atau kurang berharga. Bila ada orang lain yang memuji si adik, segera lakukan hal yang sama untuk si kakak.
  • Sesekali ciptakan waktu khusus untuk berdua saja dengan si kakak agar kualitas hubungan dengan si kakak dapat tetap terjaga. Misalnya melakukan kegiatan yang menyenangkan seperti bermain atau sekedar ngobrol. Sehingga kurangnya waktu bersama si kakak karena tersitanya waktu ibu untuk mengurus adik, dapat tergantikan.
  • Ceritakan bagaimana dahulu ibu memperlakukan si kakak ketika ia masih bayi. Tunjukkan bahwa hal yang sama juga ibu lakukan saat ini terhadap si adik. Sehingga si kakak merasa tidak diperlakukan berbeda dengan adiknya.
  • Bila si kakak mengekspresikan kecemburuannya dengan cara yang negatif, perbaikilah sikapnya dengan meng gunakan cara-cara yang lembut, penuh kasih sayang dan bijaksana. Buktikan bahwa orangtua tetap menyayanginya sekalipun ada adiknya. Jangan menggunakan kata-kata kasar apalagi kekerasan fisik, yang justru akan memacu timbulnya sikap dendam dan kecemburuan yang lebih besar terhadap adiknya.

Senin, 28 Maret 2016

Belajar Doodle

DOODLE ART. pertama ngerti karena nggak sengaja nemu. jadi sebenarnya waktu lagi browsing nyari cara bikin gambar dekoratif. terus nemu deh. gambar kartun yang bertumpuk2. "wah keren juga nih"... langsung saya buka dan pelajari. daaaan barulah saya tahu itu namanya DOODLE ART. sejak saat itu saya mulai nyari-nyari gambar doodle art di google plus download tutorialnya di youtube.... alhamdulillah... akhirnya beberapa karya sempat jadi wujud nyata (hallah... bahasanya)he2... berdasarkan hasil googling katanya nih... (nih katanya lho ya... ) doodle art itu arti harfiahnya adalah "coretan". jadi nggak ada aturan baku yang mengikat kayak karya seni rupa lainnya. hmm.. malah katanya doodle art itu hanya sebagai kerjaan iseng coret-coret pengisi waktu luang aja. ya misal pas nunggu dosen atau pas bosen lagi dengerin seminar he... cuma sih makin ke sini doodle art juga makin berkembang kok. jadi karya yang bisa "di jual". banyak juga yang udah di lirik sama perusahaan besar buat jadi desain produk mereka.  dan inilah hasil dari saya nge-doodle n begadang
terinspirasi dari salah satu gambar di pinterest kayaknya.. tapi lupa... kapannya. sebenarnya ini karena pengen nyoba pensil warna baru. heheh. nggak tahu, dari dulu saya selalu merasa paling nggak banget soal pewarnaan. jatuhnya jelek aja kalau di warnai. alhasil banyak gambar saya yang hitam putih aja.

senggaja di bikin pas hari minggu. lagi nggak ngelesi n nggak punya kegiatan apa-apa

sengaja banget bikin ini. niat hati mau di post di instagram trus di tag di Ig nya kahitna pas ultah kahitna. cuman pas hari H nggak jadi di tag. nggak pede. heheh....

bikin doodle kahitna ... pertanda soulmate banget.

edisi ucapan ultah (niatnya sih)

di bikin dengan kertas usang seadanya. karena lagi ikut seminar. tetapi kurang menarik. jadilah bikin ginian aja

di bikin dengan cukup niat. karena habis lhat pameran anak senirupa. eh ada gambar daun bagus banget. trus niru- niru deh . biarpung nggak mirip banget ya...

bikin di hari minggu dengan coretan yang asal. makanya seperti nggak jelas konsepnya

terisnpsirasi dari teman. anak senirupa. dia bikin gambar daun n saya coba niru. jauh banget dari yang ditiru wkwkwk...

di ajarin teman. cara gambar dengan teknik pointilis. tapi kurang halus ya...

terinspirasi dari lukisan di Living Plaza  waktu main-main ke sana. bagus banget, lukisan di kayu, besar. akhirnya sampai rumah bikin deh. tapi di kertas hehe...

belajar beberapa hari dari tutorial youtube. daaan... inilah hasilnya

lagi coba mau bikin gambar kartun. paling susah gambar orang. ini juga hasil beberapa kali belajar dari youtube.

belajar untuk kesekian kalinya. dan lagi nyoba "memfoto" yang kece. musti belajar banyak biar hasil jepretan keren

boneka jepang

boneka jepang

di bikin dengan tanpa niat. wakatu nunggu sholat jamaah di MUA UNNES

nyoba spidol warna baru...

semoga bermanfaat...

Jumat, 25 Maret 2016

Belum Terlambat



Tak perduli seberapa pahit nelangsamu

Tak peduli seberapa banyak gagal menyapamu

Tak peduli sebarapa sulit masalah menghampirimu

Tak peduli seberapa tinggi lara yang menderamu

Engkau tetap tidak akan pernah menemukan alasan

Untuk tidak mengucap “terima kasih” padaNya 


Karena dalam setiap nelangsa ada asa yang Dia selipkan

Karena dalam setiap gagal ada tuju yang Dia tunjukkan

Karena dalam sulit ada jalan yang Dia bentangkan

Karena dalam setiap lara ada tawa yang Dia janjikan


Dia...

Tuhan hebat, yang tak akan pernah ingkar janji

Yang tak hanya sekedar mendengar

Yang tak hanya sekedar melihat

Yang tak hanya sekedar memberi

Yang tak hanya sekedar membalas..

Dia....

Tuhan yang Maha ......

Maha mendengar

Maha melihat

Maha memberi

Maha membalas,

Lalu mengapakah engkau masih meragu?

Untuk menyebut setiap detik yang dihadiahkan

Nya sebagai nikmat buatmu?

Sungguh, selama detik masih dalam genggamanmu

Engkau belum terlambat untuk melirihkan terima kasihmu.

Senin, 29 Februari 2016

Menyibak Pesona Empu Rancak

Jepara memang kota sejuta pantai. jadi nggak heran deh, kalau setiap di sebut kata jepara, maka yang terlintas di benak kita adalah Pantai, selain ukiran sih tentunya hehe... Di kecamatan tempat saya tinggal saja seenggaknya ada 5 pantai. Pantai Mororejo, pantai ngelak, pantai pailus, Pantai Empurancak, Pantai Mblebak, dan pantai Bondo. Jarak antar kelima pantai itu tidak terlalu jauh. Mungkin sekitar 15 - 20 menit saja, by motor. Namun, Biarpun pantai-pantai ini tetanggaan, tapi.. Masing-masing pantai memiliki pesona dan eksotisme yang berbeda.

Nah, di postingan kali ini saya bakal mengajak sahabat semua untuk plesir di pantai Empu Rancak. 

pantai empu rancak
Masuk area pantai kita bakalan di sambut sama tulisan kece di samping. boleh di bilang ini tuh area selfie wajib bagi para pelancong. termasuk saya juga sih.. heheh...

pantai empu rancak

oh iya, tiket masuk area ini masih murah banget.  karena emang masih di kelola sama desa setempat. jadi tiketnya tuh cuma Rp. 3000. doang. itu juga baru berlaku satu tahun terakhir. Dulu- dulu malah gratis.









pantai empu rancak
Di keluarga saya kebersamaan itu sangat di junjung tinggi. moment kebersamaan seperti ini cukup sering kita lakukan. nggak perlu jauh-jauh liburannya yang penting bisa seneng-seneng bareng. itu intinya. biasanya kita berangkat pagi banget. habis subuh. trus pulang sekitar jam 9 atau jam 10 pagi.  jadi masih bisa dapet sunrise. oh iya, di trip kali ini minus bapak sama satu ponakan. kalau bapak lagi sakit batuk jadi nggak mau ikut. trus kalau ponaka karena lagi mau tanding volly ma temen-temen sekolahnya. 
 
pantai empu rancak
Di area pantai banyak banget berjejer resto-resto aneka seafood yang enak banget. so buat kamu yang lagi liburan nggak perlu khawatir soal makanan. bisa langsung beli di tempat, milih seafood sendiri. trus reques juga mau dimasak ala apa. di bakar, di goreng atau lainya.  cuman kalau kami sih... saya dan keluarga maksudnya, emang lebih suka bakar ikan seperti ini. jadi biasanya pagi sebelum berangkat semua bahan udah kita siapin dr rumah. ikan mentah segar, aneka bumbu, arang, nasi,  kerupuk dll.Semua kita bawa.sendiri. 

pantai empu rancak

 Tiap liburan seperti ini. masing-masing orang udah punya tugas sendiri-sendiri. cowok-cowok dapat jatah bakar ikan. n yang cewek -cewek bikin bumbu.
buat sahabat-sahabat yang nggak mau rempong musti bawa ini itu dari rumah, tapi tetep bisa bakar-bakar ikan di tepi pantai, bisa juga beli ikan segar di pasar tradisional  yang tak jauh dari pantai. sekitar kurang lebih 1,5 km aja. pasar Tawar namanya.


Nah, kalau tugas saya itu spesialisasi beres-beres n bersih-bersih. jadi kalau udah mateng n udah makan bareng baru saya beraksi. kalau masih pada bakar-bakar seperti di atas maka tugas saya selfi selfi gini deh.. 

pantai empu rancak
deretan pohon pandan di belakang saya itu bisa jadi tempat berteduh yang oke. kita biasanya bawa tiker. trus makan-makan sambil menikmati pantai.

pantai empu rancak

pantai empu rancak


pantai empu rancak

pantai empu rancak

oh iya, air laut di pantai ini, sebenarnya biru, jernih dan bagus. cuman semaleman itu baru aja hujan, jadi airnya coklat deh, pas perjalanan berangkat aja masih gerimis-gerimis kecil, untung pas bakar-bakar udah reda.

pantai empu rancak
karena airnya kotor n nggak jernih, kita nggak ada yang nyebur ke pantai. cuma main-main di pinggir aja
 
pantai empu rancak
acha kecil. ini ponakan paling kecil. sejak umur sebulan udah di ajakin plesir seperti ini. alhamdulillah cukup tahan ma udara pantai.

pantai empu rancak
ini ponakan yang kebagian tugas sebagai tim dokumentasi.

pantai empu rancak
udah siap-siap mau pulang
Di pantai ini banyak banget pohon pandannya, berjajar di sepanjang pantai.  jadi tetep adem tempat berteduhnya banyak. di beberapa titik juga sudah di bangun beberapa gazebo kok.

sahabat, segini dulu ya cerita liburannya, (ups,.. kayaknya cocoknya tuh sebutannya nggak liburan ya,.. cuman pindah tempat sarapan aja heheh... ) . see you on my next trip. thank you...

Jumat, 12 Februari 2016

Building Secure Attachment between Career Mother and her Infant

Newborn babies are completely powerless but behind their limitation, they have a great potential that is ready to develop. All their various potentials will develop well, if they get appropriate stimulation from their environment. Especially, the social environment.

The family is the first and primary environment for the baby. Babies learn from this environment pattern forming relationships with others. Factors that are needed by infants in developing such capability are bonding or also known by the term attachments. Attachment is the two-way relationship between mother and son that the process is running slowly, especially when the baby has started to know the people around him.

Babies who have close attachment with their parents will develop into good teenagers. Who have charming personality, high self-confidence, emotional intelligence and social skills and the ability to solve problems effectively (Ratna Megawangi; 2014). Not only that, according to a study in the United States Pennsylvania, children who have a strong attachment are able to overcome trauma caused by natural disasters more quickly compared with children who did not have a good attachment to their parents or guardians.

A strong attachment between mother and her bay can be obtained through a pattern of “responsive parenting”, in which the mother is always ready to be beside the baby to know the needs of the baby, when the baby is crying because of the hunger, or must be replaced diaper, or when the baby is crying because the fell uncomfortable.

Unfortunately, at the present times, a lot of mothers decide to be a career woman, both for the sake of self existence or for the sake sustain family finances. So they can’t always be responsive to all their baby’s needs.

Being a career woman is a noble profession for women. This happens because the consciousness of educated women to always develop. In fact, the higher a person's education level, the higher the target of a job or position which to be obtained. So it is not surprised if today we can see that many female figures that have important positions. Such as became doctors, professors, pilots, ministers, ambassadors even to be a president. Most of the people will see how great the woman is. An independent female figure, high standing and highly respected. However, only a few of them who are aware that behind the greatness of a woman in the public domain, she is still a mother who has the obligation to be the primary educators for her children. Especially, when her children are at the age 0-2 years. Because it is the age where the baby’s need of attachment with a mother figure is completely strong.

This would be a dilemma for women who have already had a strong career and extensive usefulness in society. Which should be her priorities? Not to mention, when being a career women is the last choice for them in order to fulfill their family finance.

In order to bridging this, perhaps we can do these ways. Fistrly, by giving breastfeed.
breast milk (Asi) is the best meal for baby. because during breastfeeding mother's body will release the hormone oxytocin, vasopressin, prolactin, opioids, dopamine, which gives effect to the comfort of the baby while feeding,

Meanwhile, the second way is giving soft touch and massage. Giving a message will make the baby feel s relax and comfortable. Beside that, we can also do Co- sleeping. According to Richart et all ( 1996) Babies who sleep with their mother have a stable heart rate, breathing and temperature compared with babies who sleep alone

The netx step that we can do is building verbal and nonverbal communication. Always spare our time to talk to our baby as if they understood what we were saying. Because when we talk, baby will respond with eyes, smile or babble that can foster the emotional attachment between mother and child. Or it could also perform non-verbal communication to make eye contact, facial expressions, touch, etc.

Reading books and Telling story are also the best way to build attachment. Reading a story book by hugging your baby is one of the effective ways to build a mutual attachment. While reading, you can show the picture to your baby and help them to touch it. Always use soft tone while speaking to your baby.

The last is building a quality time with our baby . Working all day long will make our quality time with the baby limited. For that reason, spare our time between one or two hours to play with our baby. Leave our gadget, TV, mobile phone, and all our duty at the office. Make sure we do not just accompany them to play but also become the real partner of your children to play.

This is in line with the words of Prof. Marian Zeitlin from Tufts University, Massachusetts, USA

"Actually it is very easy to create a society that is peaceful and prosperous, is quite as easy as advocat mothers to breast feed in the right way, told them to hugging, kissing, and caressing her baby, and ask them to do an eye contact with the baby " (Ratna Megawangi, 2014)

Attachment is the baby’s need which should be prioritized. Attachment has an important role in building a healthy soul personality which becomes the main assets for our baby in their future. Children who have great mutual attachment with their mothers in their early age will develop into great teenagers who have high self confidence and good personality in which require to build relationship with their peer. Therefore, whatever the reason, attachment needs must remain unfulfilled.

BIBLIOGRAFY

Megawangi, Ratna.2014.”kelekatan ibu-anak kunci membangun bangsa”. Jakarta: Indonesian Heritage Foundation.

Bosmans, Guy.2013.Young adolescence confidence in maternal support: intentional bias moderates the link between attachment-related expectations and behavioral problems. New York: Springer Science and business media.

Botero, Maria.2014.How primate mother and infant communicate: Characterizing in mother-infant interactions studies. USA: department of Psychology and Philosophy

Casselman, Robert B. 2014. Young Adult’s recollections of parental rejection and self reported aggression: the mediating roles of insecure adult attachment and emotional dysregulation. New York. Springer Science and business media.

Kinsey, Bicking, Baptiste, kesha. 2014. Effect of miscarriage history on maternal-infant bonding during the first year postpartum in the first baby study; a longitudinal cohort study. USA. Pennsylvania State University

Osoftsky, joy. Kronenberg, mindy. 2015. Longitudinal impact of attachment-related Risk and exposure to Trauma among young children after hurricane Katrina. New York. Media new York.

Rabu, 10 Februari 2016

Membangun Kelekatan Aman (Secure Attachment) Antara Ibu Yang Berkarir dan Bayinya


this icture is taken from: essentialparenting.com

Bayi yang baru lahir yang menunjukkan serba tidak berdaya. Namun dibalik ketidak berdayaannya tersebut pada dirinya terdapat berbagai potensi yang siap berkembang. Berbagai potensi yang dimiliki dapat berubah menjadi kemampuan nyata bila dirinya mendapatkan stimulasi dari lingkungannya, terutama lingkungan sosial.

Keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama bagi bayi. Dari lingkungan inilah bayi belajar membentuk pola hubungan dengan orang lain. Faktor yang sangat diperlukan oleh bayi dalam mengembangkan kemampuan tersebut adalah bonding atau yang yang juga dikenal dengan istilah attachment (kelekatan ) yaitu hubungan dua arah antara ibu dan anak yang prosesnya berjalan secara perlahan terutama ketika bayi sudah mulai mengenal orang-orang di sekitarnya.

Anak-anak yang memiliki kelekatan (attachment ) erat dengan orang tuanya akan berkembang menjadi remaja yang memiliki kepribadian menarik , rasa percaya diri yang tinggi, kecerdasan emosi dan ketrampilan sosial yang tinggi serta mampu menyelesaikan masalah dengan efektif (Ratna Megawangi, 2014 ). Tidak hanya itu, menurut sebuah penelitian di pensilvania Amerika Serikat, anak yang memiliki kelekatan yang kuat mampu mengatasi trauma akibat bencana alam dengan lebih cepat di bandingkan dengan anak yang tidak memiliki kelekatan yang baik pada orang tua mereka ataupun walinya.

Kelekatan yang kuat antara ibu dan anak dapat diperoleh melalui pola “pengasuhan responsif.”, dimana ibu selalu siap berada di samping bayinya sehingga mengetahui kebutuhan bayinya; kapan bayi menangis karena lapar, atau harus di gantikan popoknya, atau saat bayi menangis karena merasa tidak nyaman.

Namun sayangnya, pada saat sekarang ini banyak sekali para ibu yang memiliki kesibukan di luar rumah yang padat dengan menjadi wanita karir, baik demi eksistensi diri maupun demi menopang keuangan keluarga, sehingga mereka tidak bisa selalu berada di dekat bayinya untuk selalu responsif terhadap segala kebutuhan bayinya.

this picture is taken fron: yangonlife.com
Menjadi wanita karir memang semakin jadi dambaan kaum hawa. Hal ini terjadi karena kesadaran wanita untuk berpendidikan tinggi selalu mengalami peningkatan. Padahal, semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang, akan semakin tinggi pula target pekerjaan ataupun jabatan yang ingin diperoleh. Maka tidak heran jika saat ini kita melihat banyak sekali sosok perempuan yang memiliki jabatan-jabatan penting. Seperti menjadi dokter, dosen, pilot, menteri, duta besar hingga presiden sekalipun. Dari luar, orang akan melihat betapa hebatnya wanita tersebut. Sosok wanita mandiri, berkedudukan tinggi dan amat dihormati. Namun, tidak banyak yang menyadari bahwa dibalik kehebatan seorang perempuan di ranah publik, ia tetaplah seorang ibu yang memiliki kewajiban untuk menjadi pendidik utama bagi para putra-putrinya. Tertama bila putra-putrinya masih berusia 0-2 tahun. Karena pada usia tersebut adalah usia crusial dimana anak masih sangat membutuhkan kelekatan (attacgment) dengan figur ibunya. 


Hal ini tentu menjadi sebuah dilema bagi para ibu yang telah terlanjur memiliki karir yang kuat dan kebermanfaatan yang luas di masayarakatnya. Manakah yang harus menjadi pilihan prioritasnya. Belum lagi, ketika memang pilihan berkarir di luar rumah merupakan pilihan terakhir yang harus di tempuh untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Demi menjembatani hal tersebut, 5 pola pengasuhan berikut dapat dilakukan dijadikan sebagai alternatif pilhan.

1. Sempatkan untuk memberikan ASI (meski hanya , sebelum dan setelah bunda bekerja)
taken from : cliparts.co/breastfeeding

Asi adalah makan terbaik bagi bayi. Proses pemberian ASI tidak hanya memenuhi kebutuhan nutrisi dan gizi bagi tubuh saja, namun juga memenuhi kebutuhan psikologis bayi.terutama dalam membangun kelekatan yang menjadi fondasi penting tumbuh kembang bayi selanjutnya.

Peran ASI pada proses pembentukan ikatan emosional bayi kepada ibunya dapat berjalan dengan baik, karena ada beberapa hormon cinta yang berperan . Diantaranya adalah .

Hormon oxytocyn dikeluarkan oleh tubuh ibu ketika menyusui, dan ASi juga mengandung oxytocyn yang masuk ke tubuh bayi ketika proses menyusui, sehingga proses ikatan emosional keduanya akan berjalan sempurna.

Asi memberikan efek kenyamanan pada bayi yang dapat membantu proses pembentukan kelakatan dengan ibunya. Ketika bayi mengisap puting susu ibunya, dan ketika usus bayi menyerap nutrienASI, tubuh bayi akan mengeluarkan hormon cholecystokini yang memberikan efek analgesik dan efek relax pada bayi.

Rasa manis ASi juga dapat menstimulasi produksi opioids (semacam morphin yang dapat mengurangi rasa sakit dan meningkatkan rasa nyaman) pada tubuh bayi. Sehingga bayi lebih gembira dan tidak rewel yang dapat membuat kelekatan ibu-bayi dapat berjalan optimal.

2. Berikan sentuhan dan pijatan lembut

Sentuhan dan pijatan halus ternayata bermanfaat sekali untuk tumbuh kembang anak. Sentuhan dan pijatan juga dapat memicu munculnya hormon cinta. Hormon-hormon cinta tersebut kemudian menghalau hormon stress yang dapat menjadi racun bagi otak. Jadi melalui sentuhan dan belaian kepada anak, walaupun terlihat amat sederhana, mungkin bisa menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan fisik dan otak anak. Menjadikan anak selalu gembira dan akhirnya dapat tercipta hubungan yang lekat anatara ibu dan anak.

3. Tidur bersama
 
the picture  is taken from bnbc.com
Bayi-bayi yang tidur dengan ibunya memiliki detak jantung, tarikan nafas dan temperatur yang lebih stabil di bandingkan dengan bayi-bayi yang tidur sendiri.artinya bayi-bayi yang di keloni ibunya memiliki tingkat kesehatan yang lebih baik. Oleh karena itu mengeloni bayi yang sudah menjadi tradisi di indonesia harus tetap dipertahankan. Karena akan membarikan manfaat yang besar pada proses pembentukan kelakatan ibu dan anak.

hal ini telah di buktikan oleh Heron (Heron, 1994) yang mengaitkan kebiasaan tidur bersama ibu -bayi dengan kesehatan anak. Menurut Heron, anak-anak ketika masa bayinya tidur bersama dengan ibunya akan berkembang menjadi pribadi yang percaya diri, tidak mudah khawatir, lebih mandiri, dan lebih berhasil di sekolahnya. Selain itu mereka akan mengalami lebih sedikit masalah kejiwaan.

4. Bangun komunikasi verbal dan non verbal

Selalu luangkan waktu untuk berbicara dengan bayi kita seolah-olah mereka mengerti apa yang kita katakan. Karena ketika kita berbicara, bayi pasti akan memberikan respon dengan pandangan mata, senyuman atau ocehan yang dapat menumbuhkan kelekatan emosi antara ibu dan anak. Atau bisa juga dengan melakukan komunikasi non verbal dengan melakukan kontak mata, ekspresi wajah gembira, sentuhan dll

5. Bangun Quality Time bersama anak
this picture is taken from: buletinkhumaira.blogspot.com

Bekerja seharian di rumah membuat waktu kita berkurang banyak bersama anak. Oleh karena itu sempatkan waktu antara satu hingga dua jam untuk benar-benar bersama anak. Tinggalkan gadget, TV, atau pekerjaan kantor kita untuk sepenuhnya secara jiwa dan raga bersama anak. Pastikan kita tidak hanya sekedar menemani mereka bermain tapi juga “ikut bermain” (menjadi partner anak dalam bermain).

Hal ini sejalan dengan perkataan Prof. Marian Zitlin dari Tufts University, Massachusettes, USA

“Sebetulnya amat mudah untuk menciptakan masayarakat yang damai dan sejahtara, cukup semudah menganjurkan paa ibu untuk memberikan ASI dengan cara yang benar, menyuruh mereka untuk sering memeluk, mencium, dan mengelus bayinya, serta menghimbau mereka untuk kerapmelakukan kontak mata dengan bayinya sambil tersenyum” (Ratna Megawangi, 2014)

Dear parents,....

Kelekatan merupakan kebutuhan bayi yang harus diprioritaskan. Kelekatan memiliki peran yang sangat penting dalam membangun kepribadian jiwa yang sehat yang akan menjadi modal utama bagi bayi kita di masa depan mereka dalam membangun relasi dan kelakatannya saat dia remaja hingga usia dewasa. Oleh sebab itu, apapun alasanya, kebutuhan kelekatan haruslah tetap terpenuhi.

DAFTAR PUSTAKA

Megawangi, Ratna.2014.”kelekatan ibu-anak kunci membangun bangsa”. Jakarta: Indonesian Heritage Foundation.

Bosmans, Guy.2013.Young adolescence confidence in maternal support: intentional bias moderate the likn between attachment-related expectations and behavioral problems. New York: Springer Science and bussiness media.

Botero, Maria.2014.How primate mother and infant communicate: Characterizing in mother-infant interactions studies. USA: department of Psicology and Philosophy

Casselman, Robert B. 2014. Young Adult’s recollections of parental rejection and self reported aggression: the mediating roles of insecure adult attachment and emotional dysregulation. New York. Springer Science and bussiness media.

Kinsey, Bicking, Baptiste, kesha. 2014. Effect of misscarriage history on maternal-infant bonding during the first year postpartum in the first baby study; a longitudinal cohort study. USA. Pensylvania Satate University

https://ummushofi.wordpress.com/2010/03/14/air-susu-ibu-asi-dan-keutamaannya-dalam-al-qura n-dan-as-sunnah/

https://ebekunt.wordpress.com/2010/02/28/pentingnya-bonding-dan-attachment-dalam-perkemba ngan-bayi/

Jumat, 29 Januari 2016

GENERASI 80's



Saya termasuk generasi yang hidup di tahun 2000’an. Tapi untuk selera musik saya emang masuk angkatan 80’an alias zadul abiz. Lagu-lagu tahun segitu, buat saya, enak banget buat temen nyantai. Liriknya cukup puitis tapi nggak norak, arrangemen musiknya mendayu dayu gimana gitu. Beda banget deh ama lagu-lagu jaman sekarang. lirik Lagu-lagu masa kini kebanyakan pada vulgar.
musiknya yang kebanyakan jedag jedug bikin pala saya pusing ngedengernya. So, jangan heran kalau MP3 and laptop para  dimonopoli suara emas para eighties.Eighties emang kagak ada matinya.

Coba deh perhatiin lirik lagu lawasnya yovie widianto. Sederhana. Lugas. Tapi tetap bernilai sastra tinggi.



                                  …mau kah kau terima . pinangan tanpa sisa cinta yang lain…

                                                           (lagu: tak sebebas merpati.)

                                         
                                           Satu lagi nih. Lagu selamat malamnya elfa singers
Selamat malam kekasihku.......Selamat malam adindaku.......Yakinlah kepadaku dirimu slalu hadirkan cinta di diriku…

                         aduuuh melted banget deh kalau dinyanyiian lagu yang satu ini...                     
                                 ini cerita saya guys.... bagaimana dengan cerita lagu mu












TENTANG MEREKA

Ini tentang makhluk makhluk aneh yang tetep eksis di dunia dan hidup berdampingan dengan rukun dan damai bareng saya. Biarpun kita semua beda dengan segenap kelebihan (kelebihan lemak, kelebihan kolesterol, kelebihan tidur, kelebihan makan) dan kekurangan masing-masing (kurang tinggi, kurang gizi, kurang kasih sayang, kurang azar.. dan kurang-kurang lainnya) namun kita tetap satu. “BERSATU KITA TEGUH BERCERAI KITA RUNTUH” BEGITULAH SEMBOYAN KAMI (hallah… lebai).
Justru dengan segala kelebihan and kekurangan itulah yang membuat pertemanan kita ini menjadi lebih indah dan berwarna (cie…. Maklum lagi on jadi agak bener ngomongnya).
Hidup bersama mereka bikin saya ngerasa muda he2. Soalnya mereka semua kan masih di akui sebagai mahasiswa. Jadi kalau ngumpul ama mereka saya jadi ikutan di anggap mahasiswa (di anggep aja sich, tampangnya tetep aja borozzzzz …*umpatan anak-anak kos yang nggak rela dan ga’ ikhlas saya ngaku-ngaku di anggap seumuran mereka*). Dan itu artinya masih embak-embak muda ha..ha..aha….
Begitulah riwayatnya mengapa saya tetep bertahan di kos ini. Pokoknya sebelum janur kuning melengkung.. LOH.. salah! sebelum simbah pemilik kos mengultimatum gue mengundurkan diri jadi penghuni tertua di rumah ini dan tentu saja sebelum warga sini ketakutan ketularan wabah pekok (baca: dongo) dan membuat konspirasi untuk mengusir gue dari kampung ini, gue akan tetap bertahan di rumah ini. MERDEKA!!!!.
Gini nih tampang dan profil orang-orang yang dengan sukarela bersedia hidup serumah bereng gue yang itu artinya siap dengan resiko terjangkit wabah kepekoan gue dengan ganassssssssssss.

WASPADALAH.. WASPADALAH WASPADALAH!!!!

Haha ha ha…

INE
Anak-anak menjulukinya Miss. Bersih, (nggak semua sih, cuman beberapa aja. Dan pastinya penobatan ini tanpa sepengetahuan dia). Nih anak paling enggak betah liat barang kotor dikit. Pasti langsung di bersihin. Kamarnya?..... jangan salah!. Lantainya mengkilap. Mejanya bebas dari debu, buku-bukunya yang bejibun itu pasti tertumpuk rapi. Daannn kasurnya yang empuk dan selalu rapi tentunya, bikin gue selalau ngiler buat sekedar leyeh-leyeh. Bedaaaaaaaa banget ama kamar saya (huzzz.. stop! Di larang mengumbar aib diri he2).

Satu lagi keistimewaan penghuni yang tidak pernah ber IPK di bawah 3,5 ini. Dia ini super rajin. Tadi aja waktu listrik mati. Kita-kita lagi pada ngumpul and nyanyi2. Pas lagi asyik-asyiknya pamer suara cempreng masing-masing, adhan mengalun dengan syahdu.

Tuh anak langsung angkat senjata (ups angkat badan) balik kanan he2. Mengambil langkah tegap untuk wudlu dan sholat isya. Pada hal kondisi lagi gelap-gelapnya. Dan lalu lintas werok (sejenis tikus yang berbadan besar) sedang padat merayap. Tapi toh, itu semua tak mengurangi langkah dan niatnya. HEBAT! GUe suka gaya loh!!!!

YAYA.
Nah, kalau yang ini apa ya julukannya? Secara resmi emang belum di anugerahi penobatan khusus. Tapi kayaknya paling pas kalau kita kasih julukan Miss. Cheerfull.

Kenapa???

Nih anak ceria banget. kalau ada dia di kos, di jamin nggak ada lagi yang namanya kesuraman alias kebekuan. Biarpun listrik mati kayak malam ini, pasti tetap SUEMARAK OOIIII…
Suaranya yang meliuk-liuk dan merdu (merdu: merusak dunia) pasti akan selalu membahana (cie…) menyusup dan menjalar lewat dinding-dinding kayu kos yang udah pada bolong-bolong merambat menuju lubang telinga LOE. Apalagi kalau udah nyanyi lagu campursari and dangdut. Wah, di jamin deh, nggak nahan buat goyang… (maklum die anak sastra jawa, jadi lagu-lagu berbahasa jawa menjadi menu andalan diE sehari-hari).

Dewi
Yang ini cina nyasar. Aslinya Rembang. Tapi perawakannya nggak rembang banget. maap, maksudnya nggak kayak orang jawa pada umumnya. Kulitnya putih bersih. Dan matanya itu lho. Sipit banget. persis orang keturunan tionghoa. Pada hal emak ama bapaknya ya asli jawa semua. Dia paling seneng koleksi film. Ngopi sana ngopi sini. Jadi kalau malam minggu, dia menjadi orang pertama yang gue buru buat ngopi film.

Yuka
Namanya yuka. Tapiii.. beberapa anak kos memanggilnya emak. Entah gimana sejarahnya. saya sendiri enggak ngerti. Yang jelas, pas dia datang ke kos ini sudah bawa nama itu. Nih anak jarang di kos. Pulang mulu kerjaanya.

Ibet
Yang ini termasuk tetua kos. Sama kayak yang nulis. Angkatan purba. Dari awal kuliah ampe“di usir “ kampus masih “ngakar” di sini.
Secara fisik, dia tinggi banget. secara tenaga nggak perlu di ragukan. Cowok punya bo’. Yup. Tenaganya manol banget. jadi segala pekerjaan yang biasanya di lakukan oleh cowok. Dapat dia kerjakan dengan sukses. Jadi kita-kita nggak perlu kuatir. Misalnya ; benerin lampu, angkat junjung kursi, meja, almari, ampe pasang tabung gas (loh, kuli atau apa ???)
(sambil berdiri tegap, pandangan lurus ke depan dan berdehem tiga kali.). para pembaca yang budiman. Segala tulisan dan profil yang and di atas adalah benar adanya. Hanya saja demi menjaga harkat dan martabat para objek, nama sengaja kami samarkan.
(mohon di mengerti mereka orang-orang dengan harkat dan martabat terbatas jadi musti di irit-irit). Sekian dan terima kasih. Wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh (suara gemuruh tepuk tangan plok plok plok )