Sabtu, 06 November 2010

JEJAK SI KECILKU

tadi siang, di sekolah  kebetulan sedang ada pak tukang yang membenahi rumah panggung atau semacam gazebo tempat bermain anak-anak.
salah seorang anak murid kami berlari menuju dapur sekolah. lalu dia mendekati salah satu guru dan mengatakan.
 "Bu, di luar ada pak tukang ya"tanyanya sambil menarik-narik ujung baju bu guru
"iya dek" jawab bu guru tersebut
"Kok nggak di kasih minum sama jajan?" ujarnya kemudian
Seketika itu saya dan bu guru tersebut langsung beradu pandang. malu sekaligus  bangga. malu karena sebagai orang dewasa kami tak cukup peka dengan hal seperti itu. dan bangga karena ternyata anak yang belum genap enam tahun itu memiliki empati yang tinggi.
secepat kilat saya segera dekati dia. saya bungkukkan badan agar sejajar dengan dia
"iya dek,  bu guru baru mau siapin" kilahku menutupi rasa malu
 "emm makasih ya sayang bu guru sudah diingatkan" lanjutku kemudian sambil mengusap-usap rambutnya
"iya" jawab wajah imut itu ceria sambil berlari menuju 

halaman menyusul teman-temannya.
ku pandangi tubuh mungil yang dalam beberapa detik lenyap di balik pintu dengan perasaan haru...